BAHAN PENUTUP ATAP

No.

Nama Material

Gambar Material

Ket. Gambar

Kelebihan dan Kelemahan

1

Sirap Sirap biasanya dibuat dari kayu besi/kayu ulin tua yang tahan cuaca Kelebihan:

membuat rumah terasa sejuk karena tidak menyerap panas dan memberikan sirkulasi udara yang bagus bagi atap.

Kelemahan:

  • membutuhkan perawatan dan perbaikan teratur agar bisa bertahan lama. Pelapukan dan serangga dapat memperpendek usia sirap.
  • lebih sulit dipasang dibandingkan dengan genteng sehingga kualitas atap sirap sangat tergantung pada kecakapan tukang yang memasangnya.
  • rentan terhadap bahaya kebakaran bila tidak diproses dengan lapisan antipanas.

2

Genteng Tanah Liat Genteng tanah liat dengan bermacam variasinya merupakan bahan atap yang paling banyak dipakai Kelebihan:

  • sangat awet karena tidak dapat lapuk, terbakar atau dirusak serangga. Bila jenis material dan pemrosesannya bagus, genteng tanah liat sangat sedikit memerlukan perawatan.

kelemahan:

  • genteng tanah liat dapat sangat berat sehingga membutuhkan papan pendukung yang lebih kuat.
  • warna genteng dapat memudar atau menghitam setelah sekian lama. Genteng jenis baru yang diproses dengan suhu tinggi dan berglazur warnanya lebih permanen.
  • relatif rapuh, dapat pecah bila Anda menginjaknya. Hal ini membuat perawatannya lebih sulit.

3

Genteng Beton biasanya dibuat dari semen yang diperkuat dengan serat dan aditif tertentu. Beberapa produk dilapisi dengan plastik, enamel, logam tipis, dan material lainnya Kelebihan:

sangat awet karena tahan api, pelapukan dan serangga. Bentuk dan warnanya yang variatif juga menarik secara penampilan

Kelemahan:

genteng beton adalah bobotnya yang berat (lebih berat dari genteng tanah liat) dan harganya yang lebih mahal.

4

Rumbia terbuat dari helai daun rumbia yang dirangkaikan hingga berbentuk sisir lalu diikat pada sebatang tongkat atau bambu yang berfungsi sebagai reng setiap 20 cm kelebihan :

terutama pada aspek estetika dan nuansa tradisionalnya

Kelemahan:

ketersediaan bahan dengan kualitas yang baik di pasaran, sistem pemasangan yang sedikit rumit, dan umur yang relatif pendek (untuk bahan atap rumbia).

5

Asbes Atap asbes memerlukan rangka atap yang lebih jarang. Asbes langsung dipasang pada gording, sehingga tidak memerlukan usuk dan reng. Kelebihan:

memiliki karakteristik seperti seng yaitu murah, ringan dan tahan lama. Tidak seperti seng, asbes tidak menyerap panas sehingga membuat rumah lebih sejuk.

Kelemahan:

penampilannya yang tidak menarik, mudah retak bila terinjak dan dapat membahayakan kesehatan (memicu timbulnya kanker paru mesothelioma).

6

Bitumen Selulose Jenis material atap ini, terbuat dari fiber selulosa, bitumen, dan resin, Kelebihan:

lentur, sehingga mudah dibentuk menyesuaikan bentuk atap, berbobot ringan sehingga tidak membebani konstruksi bangunan, insulasi panas yang baik karena karakteristik bahan penyusunnya, tidak bising ketika ditimpa hujan, dan memiliki variasi warna yang cukup banyak.

Kelemahan:

relatif lebih mahal daripada jenis atap lembaran lainnya

7

Seng terbuat dari lembaran logam tipis bergelombang yang diikat satu sama lain dengan paku Kelebihan:

bahan penutup atap yang murah, ringan dan tahan lama.

Kelemahan:

sifatnya yang menyerap panas, berkarat, kurang menarik secara penampilan dan mudah terhempas angin.

8

Metaldeck Banyak nama lain di pasaran, yaitu spandek, bondek, trimdek, kliplok, hingga galvalum dan zincalume tergantung material penyusunnya Kelebihan:

biaya yang hemat dan beban konstruksi yang ringan

Kelemahan:

mempunyai sifat meneruskan radiasi panas matahari yang cukup besar pada ruangan di bawahnya. Kelemahan lain adalah bahan metal akan berisik apabila ditimpa hujan.

9

Atap ijuk dan alang-alang Atap ijuk dibuat dari serabut palem aren Kelebihan:

Dapat menimbulkan suasana tradisional

Kelemahan:

Sulit dalam pemasangannya dan perawatannya

KONSTRUKSI ATAP

(Selain Kayu dan Baja)

No.

Nama Material

Gambar

Keterangan Gambar

Kelebihan dan Kekurangan

1

Rangka Atap Bambu Ikatan pada bagian tertentu diikat oleh tali ijuk

Usuk dan reng dari bambu dapat menahan material ringan termasuk genteng tanah liat

Kelebihan:

  • Rangka bambu relatif ringan, hingga beban yang ditopang konstruksi lantai, dinding, maupun atap menjadi minimal.
  • Simpul serupa engsel pada sistem rangka teramat fleksibel,
  • mampu bertahan atas terpaan gaya lateral, berupa angin, bahkan terjangan gempa. Seluruh batang mampu bergoyang dengan ¬†kondisi struktur tetap stabil. Maka, rangka atap bambu cocok diterapkan di daerah rawan bencana

Kelemahan:

  • tidak dapat menahan beban yang terlalu berat
  • Dalam keadaan kering bambu sangat rentan terhadap kebakaran dan membutuhkan perawatan khusus.
  • Kekuatan dan daya tahan memudar seturut umurnya (contoh kerusakan pektin yang mengikat serat selulosa oleh bahan yang bersifat alkali atau kehilangan struktur sel oleh serangga yang memakan kanjinya).

2

Rangka Atap Beton Beton di gunakan sebagai pengganti dari kuda-kuda atap Kelebihan:

  • Kuat
  • Awet/tahan lama (20 tahun)
  • Tahan karat dan serangga
  • Perawatan Jarang

Kelemahan:

  • Biaya mahal
  • Pengerjaan lama
  • Beban yang ditopang kolom lebih berat/bertambah
  • Desain atap terbatas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: